alat alat ukir alat dan bahan seni pahat alat seni ukir

Proses Ukir Kayu Dengan Manual  

Ukir Kayu

Pada umumnya proses ukir terbagi ada 5 tahapan diantaranya Getaki, Grabahi, Matut, Mbenangi/Mecahi, Nglemahi, tetapi sebelum proses mengukir dimulai akan didahului proses persiapan yaitu menyiapkan pola, menempel pola, kemudian dilanjutkan dengan proses mengukir, sebagai berikut:

Ukir Kayu
Ukir Kayu

1. Persiapan.

Secara garis besar persiapan kerja ukir kayu dapat dimulai dari adanya rancangan pola atau ornamen yang akan diukir diatas permukaan kayu . Kemudian dilanjutkan dengan persiapan bahan kayu itu sendiri, misalnya menggunakan kayu jati, mahoni, mindi, sono keling, pelem, durian, nangka, akasia, dan jenis jenis kayu dari Kalimantan seperti kruwing, bengkirai, kanfer, meranti, dan lain-lain yang cenderung agak keras dalam pengukiran.

Namun demikian dalam kebutuhan perabotan tertentu, kayu-kayu tersebut masih dipergunakan untuk kelengkapan bangunan rumah tinggal yang berukir. Meja, alat ukir(pahat ukir), palu kayu(ganden) dan tanggem serta kelengkapan-kelengkapan alat mengukir kayu untuk perbaikan pahat seperti batu asah, gerinda, sangatlah membantu yang harus tersedia disekitar tempat kerja kita dalam mengukir kayu. Karena tanpa alat pelengkap seperti ini sistem keja ukir khususnya dalam pemeliharaan alat dan hasil ukiran tidak mencapai ketinggian.

2. Proses

Memasuki proses dari ukir kayu adalah tahapan basic yang sangat penting untuk dikonsentrasikan karena tanpa teknik dan daya akal seorang pengukir hasil dan kecepatan tidak terpenuhi. Dimulai dengan menempel pola/ragam hias pada permukaan kayu, lalu tahapan demi tahapan seperti : ngerancap atau nggetaki, nggerabahi, matut, mbenangi, dan mecahi serta nglemahi merupakan proses yang wajib dilalui seorang pengukir.

Bagi pengukir yang sudah ahli langkah­ langkah tersebut bisa dimodifikasi sehingga selangkah lebih cepat dan hasil yang bagus misalnya ketika seorang pengukir masih dalam proses nggerabahi (membentuk hiasan secara kasar)mereka sudah langsung membentuk secara halus sehingga seorang pengukir telah melalui tahapan matut(yaitu membentuk secara halus). Itu semua tinggal kreasi seseorang untuk memakai daya dan kekuatan kreasinya menuju hasil yang diinginkan sesuai target. Langkah tersebut di atas tidaklah salah dan juga tidak dianggap benar, bila langkah tersebut didemonstrasikan untuk mengajar tentang teknik mengukir kayu. Bagi pemula sebaiknya mengikuti langkah- ­langkah atau tahapan- tahapan yang telah dipedomankan oleh para ahli pendahulu.

Biasanya proses pengukiran suatu hiasan kayu baik itu diterapkan di dalam mebel ataupun hiasan pasif diakhiri dengan seorang pengukir mengamplasnya sehingga nampak lebih halus. Ada juga hal lain yang muncul ketika seorang pengukir hiasan kaligrafi huruf arab, sentuhan akhir pahat ukir dibiarkan begitu saja tanpa ada olesan kertas anplas. Ini bertujuan agar originalitas pahatan atau pengukiran ditonjolkan karena kekuatan teknik dan ketajaman alat ukir yang dipakai.

Tetapi ketika memasuki tahap finishing dengan lapisan politur, semua permukaan ukiran kayu harus melewati proses penghalusan permukaan dengan kertas amplas atau lebih dikenal dengan nama proses sanding. Selanjutnya ukiran yang sudah diamplas memasuki proses palapisan tahap akhir/finishing yaitu bisa dengan: politur serlak, politur melamin, cat sungging, warna antik dan pelapisan-pelapisan yang lain sesuai kebutuhan pemakai. Ada pula yang natural begitu saja tanpa pelapisan sehingga dengan berjalannya waktu permukaan ukiran akan berubah dengan sendirinya dan memberikan nuansa yang alami yang disebabkan oleh kondisi cuaca yang menerpanya.

3. Hasil

Seperti telah disinggung di atas bahwa hasil ukiran kayu sangat dipengaruhi oleh seorang pengukirnya. Apabila seorang pengukir yang masih pemula biasanya terlihat dari ketidakrapian di bagian-bagian yang cukup rumit misalnya disudut lemahan di dasar ukiran, di bagian benangan dan cawenan serta ketepatan bentuk cekung dan cembungnya. Jadi hasil ukiran kayu yang dapat kita lihat sekaligus kita bisa memprediksi keahlian seorang pengukirnya. Ketajaman garis, dan kelurusan kedalaman suatu permukaan akan terasa bila kita telah melihat tanpa adanya goresan-goresan kasar. Seorang pengukir yang sudah dalam kategori ahli(expert) segala bentuk, keluwesan dan kebersihan permukaan lemahan menjadi ukuran keberhasilan dalam pengukiran kayu karena kadang-kadang terjadi pengukiran bentuk ornamen atau ragam hiasnya bagus tetapi dalam pelaksanaan lemahan atau dasaran ukiran tidak bersih. Ini termasuk hasil ukiran yang kurang berhasil. Untuk menghasilkan ukiran kayu yang baik dan bermutu tinggi memang diperlukan kekuatan penguasaan teknik ukir dan ketajaman alat setiap saat. Penguasaan teknik tersebut meliputi: teknik pengerjaan yang berhubungan dengan ketepatan/ketajaman bentuk dan kecepatan penyelesaian. Sedangkan ketajaman alat meliputi: penguasaan perbaikan/pemeliharaan alat(maintenance). Apabila seorang pengukir kayu tidak memperhatikan hal yang terakhir ini, besar kemungkinan yang muncul adalah kejenuhan dalam pengerjaan, karena pahat tidak tajam dan banyak yang rusak. Hal ini bisa menimbulkan sistem pengerjaan yang berulang-ulang dan hasil kurang maksimal yang lebih parah lagi secara psikis seorang pengukir menjadi ceoat lelah(losses power).

Berikut beberapa contoh kerajinan ukir kayu atau cara mengukir kayu bagi pemula, dan dapatkan juga pengetahuan tentang proses pembuatan kerajinan ukir kayu, produksi kerajinan ukir kayu, bahan pendukung produk kerajinan ukir kayu, keselamatan kerja pada produksi kerajinan ukir kayu, peralatan dan bahan yang diperlukan pada pembuatan karya kerajinan ukir kayu dan 5 prosedur pembuatan karya kerajinan ukir kayu dalam artikel saya yang lain.

ukiran
ukiran
pahat ukir
pahat ukir
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukir Kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu
Ukiran kayu

Kami memerima jasa ukir yang siap melayani anda dengan kreasi yang unik dan menarik, kami juga menyediakan hiasan dinding dan lampu hias yang dapat anda pilih menjadi hiasan atau dekorasi dalam rumah anda.

Alamat kantor

Jl. Flamboyan, Gang Kana No. 10, Karangasem Baru, Depok, Sleman Yogyakarta

Kode Pos: 55821

email: globalwoodcraftjogja@gmail.com

TELP/SMS/WA

Telkomsel

081225282280

Indosat

0855-2442-3655

Kata Terkait:

5 prosedur pembuatan karya kerajinan ukir kayu, jelaskan proses pembuatan karya kerajinan ukir kayu, teknik pembuatan kerajinan ukir kayu, bahan pendukung produk kerajinan ukir kayu, jelaskan keselamatan kerja pada produksi kerajinan ukir kayu, contoh kerajinan ukir kayu, alat-alat pendukung kerajinan ukir kayu, jelaskan bahan dan alat pada proses produksi kerajinan logam teknik ukir tekan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *